Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Page Language

Penyebab Doa Tidak Terkabulkan

Penyebab Doa Tidak Terkabulkan 

Kataba Islam - Sebagai seorang muslim tentunya kita tidak lepas dari kata berdoa, sehigga kali ini penulis akan memberikan sebuah gambaran atau kisah seseoarang yang berada dalam kondisi yang sangat meprihatinkan tetapi doanya tidak terkabulkan.

Padahal Allah SWT telah berjanji bahwa setiap doa akan dikabulkan, jadi apakah Allah SWT ingkar janji?

Simak sampai akhir dan jangan ada yang terlewatkan supaya tidak terjadi salah paham.


Namun sebelum terlalu jauh kita harus tahu apa arti dari doa?

Doa merupakan suatu permohonan atau permintaan yang bersifat baik terhadap Allah ﷻ,

Seperti meminta kesehatan, keselamatan, rezki yang halal dan tabah dalam menjalani kehidupan. Sebaiknya kita semua meminta atau berdoa kepada Allah ﷻ setiap waktu.

Kapanpun dan dimanapun karena selalu didengar oleh-Nya.

Sudah paham kan? ok sekarang kita lanjut ke pembahasan:

Setiap orang yang berdoa kepada Allah,
bukan Allah tidak mengabulkan,

karena hukum doa itu dalam al-qur'an begitu disampaikan, Allah pasti kabulkan.

Quran surah ke-2 ayat 186 “waidza sa alaka ‘ibadi ‘anni ” Muhammad jika hambaku bertanya kepadamu mencari-cari Aku",

masya Allah, penulis mau tanya sebentar kalau ada orang mencari Allah, kira-kira motifnya apa?

Butuh!

Silahkan kalau sedang membutuhkan rajin ibadahnya, ohh kemarin Gajihan naik lupa, begitu tertunda 3 bulan mulai tahajud, tahaajuuud, baca Qur’an, puasa,

belum juga dikabulkan minta lagi ya Allah sesudah tahajud ya Allah, sudah puasa, sudah baca Quran, kenapa belum dikabulkan juga, ohh tahajud baru 1 rakaat,

Masya Allah, baca Quran 1 ayat, puasa setengah hari sudah buka, minta dikabulkan?

simak shabat muslim, setiap orang mendekat kepada Allah pasti punya permohonan, lihat jawaban Quran

"Ujibu da’wata da’I idza da’ali"

Ujib kalimatnya mudari’a, mudari’a itu progressive (terus), kalau dalam bahasa Inggris present continuous future, present sekarang continuous terus, future di masa depan.

Jadi sifat doa itu kalau anda minta sekarang akan dikabulkan, minta nanti akan dikabulkan, minta di masa depan akan dikabulkan, dengan cara Allah yang terbaik yang dikabulkan menurut maslahat untuk anda.

Jadi sifat doa itu kalau diberikan pasti dikabulkan, sekarang besok atau nanti saat kita siap menerimanya, nah yang jadi masalah.

Ada orang minta yang lain dikabulkan dia tidak Ini masalahnya, dan ternyata bukan Allah tidak kabulkan, ketika Allah akan berikan tidak tembus pada dirinya.

Bayangkan sebuah gelas, di atasnya ada penutup! kemudian penutupnya dibuka.

Bayangkan dengan baik! kalau dmasukkan sebuah polpen ke dalam gelas bias tidak?

ya pasti bisa kan. Nah bagaiman jika gelas itu tertutup? bisa atau tidak!

tidak ya. Sekarang bayangkan penutupnya diganti dengan bahan yang lembek, bisa tidak polpennya masuk? jawabannya bisa, tapi airnya menjadi kotor tidak bisa diminum.

Yang penulis mau jelaskan terkadang ketika Allah dengan sifat sayangnya ingin mengabulkan permohonan hamba nya,

bukan doa tidak dikabulkan permohonan tidak sampai pada dirinya karena ada sekat yang menutup.

Itulah dosa, itulah maksiat, semakin pekat dosanya semakin kuat penghalangnya, maka semakin sulit kemudian Allah memberikan rahmat yang turun pada dirinya,

maka banyak hadits menyampaikan kepada kita, salah satunya hadis dari Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam

"Tsumma dzakararrajula"
Lalu nabi mengisahkan tentang seorang lelaki

"Yuqilussafara"
yang menempuh perjalanan jauh, orang yang menempuh perjalanan jauh maka doanya cepat dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala,

Jadi Safara yang baik itu cepat mengabulkan doa, dan orang ini safar.

"yamuddu ilaihi minassama"
dia mengangkat tangannya kelangit begini, orang yang berdoa mengangkat tangan itu lebih cepat dikabulkan daripada yang diam, hadisnya banyak di Abu Daud nomor hadits 1480 sampai 1490.

" innallaha hayyun qarimun"

Jadi Allah itu maha pemalu dan maha mulia dan akan merasa malu kalau meninggalkan hamba yang mengangkat tangan menurunkan tangannya dalam keadaan hampa,

maksudnya orang yang mengangkat tangan akan lebih cepat dikabulkan doanya dibandingkan yang diam.

"sayakulu ya rabbi, ya rabbi"
maka dia berkata ya Rabbi ya rabb, ia memohon denganAl-Asmaul Husna, sifat rububiyah Allah, Yang kalau diminta akan dikabulkan.

Quran surah ke 17 ayat 110-111 , lihat baik-baik, Allah menjamin dalam Alqur’an,

seseorang yang memohon kepada Allah dengan kalimat-kalimat al asmaul husna akan lebih cepat dikabulkan dibanding orang yang langsung memohon kepada Allah tanpa menyebut kalimat al Asmaul Husna.

"Qulid ullaha awid urrahman ayyamma tad ‘u falahu asmaul husna"

Kalau anda punya masalah sebut nama Allah, bukan mengeluh, atau sebut namanya ya rahman,

tapi kalau anda mampu cari nama-nama Allah yang terbaik sesuai dengan persoalan yang sedang kita hadapi.

Jadi asmaul husna itu bukan dihafal, Ya Allah Ya Rohman Ya Rohim Ya Malik ya Quddus boleh dihafalkan,

tapi hafalan ini maksudnya membantu kita untuk bisa memilihnya saat kita membutuhkannya,.

Misal shabat muslim sedang punya masalah kesulitan, mau berdoa, sebut namanya yang sesuai dengan kesulitan anda ya Al Fattah,

masalahnya Rizky sebut ya Allah ya razzaq,

di pekerjaan ada yang mengganggu anda sebut ya Allah ya Jabbar

anda punya masalah, ya Allah ya shabar

tidak harus disebutkan semuanya, ya Allah ya Rohman Ya Rohim Ya Malik ya Quddus Ya, semua disebutkan, Masya Allah, akhirnya yang tidak diminta pun diberikan.

Sebagaiman jika tidak sedang punya masalah ya shabar, ya shabar itu adalah permohonan kepada Allah Supaya diberikan kesabaran saat punya masalah,

anda tidak sedang punya masalah, minta diberikan kesabaran, itu artinya sama dengan minta masalah, jadi hati-hati!

Banyak kalimat kalimatnya, pilih! kitab Al ala’idah al Islamiyah karangan syeik syaiyyid sabiq
halaman 24 sampai 59 dikisahkan seorang lelaki bermohon kepada Allah setelah dia selesai menunaikan salat.

kalimatnya "Allahumma innaka Antal Ahadus Somad
Alladzi lam yalid walam yulad walam yakullahu kufuwan Ahad
Allahumma inni as aluka antagfirodiya"

Dia sebutkan al asmaul husna, Allahumma inni as aluka innaka Antal ahad ahad, asshamad, Asmaul Husna, Alladzi lam yalid walam yulad, walam yakullahu kufuwan Ahad
Allahumma inni as aluka antagfirodiya
mohon ampuni dosa saya ya Allah, ampuni saya, ampuni saya, apa jawab Nabi?

"Attadri bimasa tas al?"
Tahukah engkau barusan mengucapkan kalimat apa saat berdoa?

kata orang ini
"wallahu warrasuluhu wa’alam"

kata nabi
"faqadduita biasmaillahil ‘adsan idza du’ya biha ajaba wa idza suila biha ‘ada"

kamu baru saja berdoa memohon kepada Allah dengan nama-nama Allah yang paling agung, al Asmaul Husna,

yang kalau dimulai dengan menyebutkan itu doa akan dikabulkan, permintaan akan diberikan, tapi ini aneh,

orang tadi melakukan tiga hal
perjalanan panjang, masih ingat?

mengangkat tangan ke langit, membuka dengan al asmaul husna, tiga-tiganya dikerjakan, seharusnya doa dia 6 kali lebih cepat dikabulkan oleh Allah dibandingkan doang orang biasa

tapi apa kata Nabi?
Anna yustajabulidzalik
Anna yustajabulidzalik
mustahil doanya bisa terjawab, mustahil doanya bisa dijawab

Padahal sifat doa dimohonkan, dikabulkan.

tapi yang ini kata Nabi
Anna yustajabulidzalik
mustahil doanya bisa dijawab

Kenapa?
fabad amuu haramun
karena makanannya haram

Ketika anda memakan yang haram, maka makanan jadi sekat dalam diri Anda, menjadi penghalang doa itu sampai kepada diri kita

masyrabu haramun
minuman yang haram lebih tebal lagi

malbatsu haramun
pakaiannya haram lebih tebal lagi
sulit.

Wagutsia biharamin
perangkat hidupnya haram, lebih sulit lagi! Tidak tembus tembus.

yang paling celaka di bawah yang haram ke rumah, di masak kemudian oleh ibunya dibagikan kepada anak-anaknya muncul haram di keluarga maka sulit turun rahmat ke dalam keluarga itu.

Makanya kalau sudah maksiat terjadi maka mohon maaf, Rahmat sulit diturunkan, hidayah sulit masuk dalam diri seseorang.

maaf, ini yang haram, beredar dengan darah, masuk ke dalam telinga, Quran kemudian muncul surah ke 6 ayat 25 wafi adzaanihim waqra

di telinganya akan sumbatan, bukan gak bisa dengar, yang lain kedengaran, cuman ketika diminta yang baik-baik gak tembus dalam telinganya

konser musik di GBK di Jakarta, Masya Allah, dari Lampung kedengaran, masjid yang jaraknya 5 m dari rumah, tidak sampai, ini rumah dia, ini masjid, mikrofon masjid ke rumahnya begini, sepeda ada, motor ada, mobil ada, kendaraan ada, Allahu akbar.

hayya’alassalah, tidak dengar , qamat,
konser musik yang jaraknya cukup jauh, Masya Allah, sebelum artis yang dating, Tiketnya udah habis.

masjid kurang apalagi, soundnya jelas, panggilannya bagus, Ustadnya datang sendiri, menerangkan sendiri, menulis sendiri, kadang-kadang Hapus Sendiri,

live juga, kemudian ada snacknya, aquanya ada, semua kelengkapannya ada, dengan semua itu belum menyentuh Anda terpanggil untuk datang, coba cek maksiat apa yang sudah kita kerjakan kerjakan.

Nah ayo intopeksi diri sendiri, jawab dalam hati dan renungkan. Jika sudah tahu kesalahannya minta ampunla sesegera mungkin sebelum terlambat. Ingat Ajal tidak menunggu taubat kita.



Penulis&Artikel: Kataba Islam

INGAT !!!