Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Page Language

28 Ayat Perbedaan Orang Muslim dan Non Muslim Dalam Al-Qur'an

Kataba Islam - Saudara Muslimku, berdasarkan pengetahuan Kataba Islam banyak diantara kita bertanya-tanya apasih perbedaan antara orang islam dengan orang non islam (kafir berdasarkan Al-Qur'an).

Terkadang kita hanya melihat dari keseharian mereka, tapi perlu kita ketahui bahwa dalam Al-Qur'an telah dijelaskan berbagai perbedaanantara orang Islam dengan non-Islam.

Kali ini Kataba Islam akan merangkum dari Al-Qur'an yang berkaitan dengan perbedaan orang Muslim dengan Non-Muslim.

Namun dalam hal ini, penulis tidak ada niat untuk membentuskan antar pihak yang satu dengan pihak yang lain.

Tujuan penulis hanya ingin membagikan informasi yang terdapat pada kitab suci Al-Qur'an (tuntunan hidup seluruh manusia terkhusus Muslim).

Lain kali penulis akan membuat rangkuman tentang Sifat-sifat orang non Islam dalam Al-Qur'an.

Selanjutnya mari kita simak baik-baik ayat-ayat berikut (terjemahan bahasaa indonesia):

1. Ali Imran 3:162) / Juz: 4

Artinya: Apakah orang yang mengikuti keridhaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahannam?. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

2. Al-Hajj (22:19) / Juz: 17

Artinya: Inilah dua golongan (golongan mu'min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.


3. Al-Hajj (22:20) / Juz: 17

Artinya:Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).

4. Al-Hajj (22:21) / Juz: 17

Artinya: Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.

5. Al-Hajj (22:22) / Juz: 17

Artinya: Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini".

6. Al-Hajj(22:23) / Juz: 17

Artinya: Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.

7. Al-Hajj (22:24) / Juz: 17

Artinya: Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji.

8. Al-Hajj (22:28) / Juz: 17

Artinya: supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.

Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.

"Hari yang ditentukan" ialah hari raya haji dan hari tasyriq, yaitu tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah."

9. Ar-Ruum (30:14) / Juz: 21

Artinya: Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-golongan.


10. Ar-Ruum (30:15) / Juz: 21

Artinya: Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.

11. Ar-Ruum (30:16) / Juz: 21

Artinya: Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al-Qur'an) serta (mendustakan) menemui hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam siksaan (neraka).

12. As-Sajdah (32:18) / Juz: 21

Artinya: Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama.

13. As-Sajdah (32:19) / Juz: 21

Artinya: Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.

14. As-Sajdah (32:20) / Juz: 21

Artinya: Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam.

Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya."

15. As-Sajdah (32:21) / Juz: 21

Artinya: Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).

16. Faathir (35:8) / Juz: 22

Artinya: Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan) ?

Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

17. Shaad (38:28) / Juz: 23

Artinya: Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi?

Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat ma'siat?


18. Az-Zumar (39:9) / Juz: 23

Artinya: (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri,

sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?

Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

19. Az-Zumar (39:22) / Juz: 23

Artinya: Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)?

Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.

20. Az-Zumar (39:23) / Juz: 23

Artinya: Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

Maksud berulang-ulang di sini ialah hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Al-Qur'an supaya lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap.

Sebahagian ahli Tafsir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al-Qur'an itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam mukaddimah surat Al Faatihah.


21. Az-Zumar (39:24) / Juz: 23

Artinya: Maka apakah orang-orang yang menoleh dengan mukanya menghindari azab yang buruk pada hari kiamat (sama dengan orang mu'min yang tidak kena azab)?

Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan".

22. Al-Mu'min (40:58) / Juz: 24

Artinya: Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.

23. Fushshilat (41:40) / Juz: 24

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami.

Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat?

Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

24. Al-Jaatsiyah (45:21) / Juz: 25

Artinya: Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka?

Amat buruklah apa yang mereka sangka itu.

25. Muhammad (47:14) / Juz: 26

Artinya: Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?

26. Al-Hasyr (59:20) / Juz: 28

Artinya: Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah; penghuni-penghuni jannah itulah orang-orang yang beruntung.

27. Al-Mulk (67:22) / Juz: 29

Artinya: Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?

28. Al-Qalam (68:35) / Juz: 29

Artinya: Maka apakah patut Kami menjadikan orng-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir).

Maksudnya: sama tentang balasan yang disediakan Allah untuk mereka masing-masing.

Next Kisah Rasulullah ﷺ: Kisah Rasulullah ﷺ Berdagang Dengan Khadijah Hingga Menikah, klik disini.

Penulis: Kataba Islam
Artikel: Kataba Islam
Syamil Qur'an (Bukhara Tajwid dan Terjemahan)

INGAT !!!