Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rukun dan Sunnah Shalat Terlengkap

Rukun dan Sunnah Shalat Terlengkap

Kataba Islam - Rukun dan sunnah shalat sanagatlah penting untuk diketahui, karena jika salah satu rukunya tidak dilaksanakan maka batallah shalat kita. Sedangkan sunnah shalat dianjurkan untuk dilaksanakan untuk memaksimalkan pahala ibadah shalat yang merupakan tiang agama.

A. Rukun-Rukun Shalat

  1. Niat, diiringi dengan mengucapkan takbirotul ihram,
  2. Berdiri, bagi orang yang mampu melakukan dalam shalat fardhu,
  3. Takbirotul ihram,
  4. Membaca Al-Fatihah,
  5. Ruku' dengan tuma'ninah,
  6. I'tidal dengan tuma'ninah,
  7. Sujud dua kali dengan tuma'ninah,
  8. Duduk antara dua sujud dengan tuma'ninah, dengan tuma'ninah,
  9. Duduk terahir,
  10. Membaca tasyahud dalam duduk yang terahir,
  11. Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW. dalam duduk yang akhir,
  12. Mentertibkan semua yang menjadi rukun-rukun shalat,
  13. Mengucapkan salam yang pertama.

B. Syarat-Syarat Niat:

  1. Jika shalat itu shalat fardhu, maka wajib adanya: Qashad (kesengajaan), Ta'yin (ketentuan), niat mengerjakan fardhunya,
  2. jika shalat itu shalat sunnah yang ditentukan waktunya atau ada sebabnya, maka wajib adanya: Qashad dan Ta'yin,
  3. jika shalat itu shalat sunnah mutlak, maka wajib adanya: Qashad saja.

C. Syarat-Syaratnya Membaca Al-fatihah

  1. Tertib secara berurutan,
  2. Muwalat,
  3. Menjaga tasydidnya,
  4. Tidak boleh lahn (salah mengucapkan bunyi huruf) yang nantinya dapat merubah artinya,
  5. Setidak-tidaknya bacaan itu dapat didengar oleh pembaca itu sendiri,
  6. Jangan sampai bacaan al-fatihah itu ditengah-tengahnya diselingi dzikir lain-lainnya.

D. Syarat-Syarat Ruku'

  1. Kedua telapak tangannya dapat mendekap kedua lututnya,
  2. Jangan sampai orang yang rukuk itu meninggikan kepalanya, leher dan punggungnya serta merendahkan pantatnya dan memajukan dadanya.

E. Syarat-Syaratnya Sujud

  1. Orang yang sujud itu mengikutkan 7 anggota badannya (dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kakinya),
  2. Dahinya supaya terbuka; tidak terhalang oleh sesuatu, misalnya: rambut, kopyah dan lain-lain,
  3. Tidak bersujud diatas benda yang bergerak yang gerakannya disebabkan orang yang sedang shalat.

SUNNAH - SUNNAH SHALAT

A. Sunnah-Sunnah Shalat Sebelum Semulainya

  1. Azan, untuk shalat fardhu, baik disaat bepergian atau menetap sesudah masuknya waktu shalat, kecuali shubuh, karena shalat subuh itu disunnahkan memakai dua azan. Azan pertama dipertengahan malam, sedang azan kedua setelah menyingsingnya fajar shadiq yang berarti shalat subuh sudah masuk,
  2. Iqamah, yang langsung disambung dengan mengerjakan shalat,
  3. Bersiwak disunnahkan untuk segala waktu, kecuali waktu sesudah tergelincirnya matahari bagi orang yang berpuasa,
  4. Meletakkan sutra (sajadah) agar jangan ada orang berjalan dimuka orang yang sedang shalat.

B. Sunnah-Sunnah Shalat Setelah Berada Dalam Keadaan Shalat

  1. Sunnah ab'ad,
  2. Sunnah hai'at.

C. Yang Termasuk Sunnah Ab'adnya Shalat

Ada 7 hal, barang siapa meninggalkan salah satu dari padanya, maka hendaklah melakukan sujud sahwi (sujud karena lupa):
  1. Duduk tahiyat awal,
  2. Membaca tasyahud diwaktu duduk tahiyat awal,
  3. Membaca shalawat atas nabi Muhammad SAW. di waktu duduk tahiyat awal,
  4. Membaca shalawat yang ditujukan kepada keluarga nabi dalam tasyahhud akhir,
  5. Membaca qunut diwaktu shalat shubuh dan diwaktu melakukan shalat sunnah witir setelah pertengahan yang akhir dari bulan ramadhan,
  6. Membaca qunut dengan berdiri,
  7. Membaca shalawat atas nabi muhammad SAW. juga atas seluruh keluarga serta para sahabatnya dalam qunut.
  8. Sujud sahwi adalah sujud dua kali sesudah tasyahud akhir sebelum mengucapkan salam.

D. Sebab-Sebab Sujud Sahwi

  1. Dikarenakan meninggalkan sebagaian dari ab'adnya shalat,
  2. Melkukan sesuatu karena lupa, andaikan disengaja sudah tentu membatalkan shalat, misalnya: berbicara hanya sedikit dan pula disebabkan lupa,
  3. Ragu-ragu dalam hal raka'atnya,
  4. Tanpa disengaja orang itu memindahkan rukun qauli (ucapan)walaupun bukan pada tempatnya, tetapi tidak membatalkan shalatnya, misalkan: mengulangi membaca fatihah dalam ruku', sujud dan duduk.

E. Sunnah-Sunnah Hai'ad Shalat Itu Banyak Sekali

  1. Mengankat kedua tangan sejajar dengan kedua bahu ketika mengucapkan takbirotul ihram, ketika ruku', ketika bangun dari ruku' dan ketika berdiri dari tasyahud awal,
  2. Mendekapkan tangan kanan diatas punggung tangan kiri dibawah dada,
  3. Membaca doa iftitah,
  4. Membaca ta'awwudz sebelum al-fatihah dan membaca ta'min (Amin) sesudah al-fatihah,
  5. Membaca surat sesudah al-fatihah untuk selain makmum yang dapat mendengar apa yang dibaca oleh imamnya,
  6. Mengeraskan bacaan al-fatihah dan surat pada tempatnya dan memperlahankan pada tempatnya,
  7. Mengucapkan takbir diwaktu turun dan naik,
  8. Membaca tasbih dalam ruku' dan sujud,
  9. Mengucapkan: sami'Allahu liman hamidah robbana lakal hamdu..dst diwaktu i'tidal.
  10. Mengankat kedua tangan ketika membaca doa qunut,
  11. Duduk iftirosy dalam semua duduk,
  12. Duduk tawarrruk dalam duduk yang akhir,
  13. Meletakkan kedua telapak tangan diatas kedua paha dalam tasyahud; yang kiri ditelengkupkan, yang kanan digenggam kecuali jari telunjuk,
  14. Mengucapkan salam yang kedua.

F. Perbedaan Antara Perempuan Dengan Lelaki Dalam Sholat

Perbedaan orang perempuan dengan lelaki dalam 4 hal:

Bagi Orang Lelaki: supaya menjauhkan kedua sikunya dan merenggangkan perutnya dari kedua paha pada saatnya bersujut, mengeraskan suaranya pada tempat yang semestinya dikeraskan, dan bila ada sesuatu hal supaya membaca "SUBHANAALLAH".

Bagi orang perempuan: merapatkan sebagian anggota dengan anggota yang lain, menahan suaranya dalam bersholat jika disampingnya ada lelaki yang bukan mahramnya (ajnabi), apabila ada sesuatu hal supaya bertepuk tanggan.


Referensi: Kitab Mabadi Fiqih Syafi'i

INGAT !!!